You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "

adsense link 728px X 15px

javascript:void(0)
Selamat datang di Sport Wall magazine, blog yang memberikan informasi seputar olahraga, otomotif, News dan lain sebagainya, Terima Kasih Telah Mengunjungi Blog ini | kunjungi juga Wall Magazine |

Haye: Wladimir Rusak Kelas Berat

Foto: David Haye/Reuters
MANCHESTER - David Haye kembali menyerang Wladimir Klitschko. Kali ini, Haye menilai dengan gaya bertinjunya, Wladimir telah menghancurkan kualitas kelas berat.

Haye akan menantang Wladimir pada musim panas mendatang, dalam pertarungan perebutan gelar juara kelas berat. Petinju berjuluk The Hayemaker, kembali menyerang saudara kandung Vitali Klitscho itu.

"Saya rasa Wladimir bertanggung jawab atas rusaknya kualitas tinju kelas berat," kata Haye kepada fighthype.com, Selasa (29/3/2011). "Jabnya, dan gaya bermainnya, melakukan divisi kelas berat, dan menjadi tugas saya untuk memperbaikinya. Saya rasa tidak ada fans yang suka dengan gaya bermain Wladimir."

Tempat adu jotos antara Wladimir vs Haye memang belum ditentukan. Namun, The Hayemaker mengaku sudah tidak sabar dan siap menghadapi juara kelas berat versi WBO tersebut.

"Saya akan mengatakan kebencian saya sangat tinggi dan saya sudah tidak sabar ingin menghabisi Wladimir. Saya tidak hanya ingin bertukar jab saja dengannya, itu bukan arti dari pertarungan tinju. Saya akan bertarung habis melawannya," lanjut petinju asal Inggris itu.

"Saya akan bermain eksplosif dan cepat. Saya pikir Wladimir tidak bisa menahan permainan seperti itu. Saya akan membuatnya remuk," pungkas juara kelas berat versi WBA tersebut.
READ MORE - Haye: Wladimir Rusak Kelas Berat

JAKARTA - Bulutangkis merupakan cabang olahraga yang telah puluhan tahun menjadi andalan Indonesia dalam mengukir prestasi dunia. Sebagai induk organisasi bulutangkis di Indonesia, Pengurus Besar Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PB PBSI) terus menerus bekerja keras menemukan pemain generasi mendatang. Regenerasi pemain harus berjalan dengan baik hingga ke pelosok daerah.

Salah satu cara mendapatkan bibit pemain adalah melalui turnamen tingkat sekolah, dasar kompetisi bagi seorang pemain untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. MILO School Competition adalah satu-satunya kompetisi bulutangkis tingkat SD dan SMP saat ini. Turnamen ini telah digelar di banyak daerah, dari Sabang sampai Merauke, seluruh pelosok negeri dijamah turnamen ini, sehingga bibit-bibit unggul terjaring.

Tahun ini MILO School Competition sudah berjalan satu dekade, telah digelar di 20 kota di Indonesia dan diikuti lebih dari 22.000 pelajar. MILO School Competition merupakan wadah bagi calon atlet yang ingin menunjukan ketrampilannya di bulutangkis. Dengan digelar di berbagai pelosok negeri, maka para pemain belia akan merasakan sebuah kompetisi. Para pemain muda butuh pertandingan resmi sehingga mereka bisa merasakan kerasnya persaingan.

Sejumlah atlet nasional yang kini berlaga di berbagai sirkuit maupun kejuaraan internasional pernah tercatat sebagai juara MILO School Competition, seperti Tommy Sugiarto (juara 2003) dan Febby Angguni (juara 2004). Bulan Maret ini Tommy Sugiarto dan Febby Angguni baru saja menjuarai Sirnas Palangkaraya. Selain itu, MILO School Competition juga melahirkan calon pemain masa depan Indonesia, seperti Rahmad Ali Assidiqi dan Jonatan Christie. Pada 2009, Rahmad meraih medali emas tunggal putra di ASEAN Primary School Sport Olympiad (APSSO) III/2009.

Tommy Sugiarto, juara MILO School Competition 2003 yang kini menjadi atlet profesional setelah beberapa tahun menghuni Pelatnas PBSI Cipayung mengatakan, kompetisi ini sangat berguna bagi para pemain belia untuk unjuk kebolehan. Menurutnya, turnamen ini sebagai salah satu wahana untuk pembinaan dan pembibitan pemain.

“Saya senang pada saat bisa menjadi pahlawan untuk sekolah saya (SMP 176 Jakarta),” kata Tommy. Putra juara dunia 1983 Icuk Sugiarto itu menilai, setelah menjadi juara, maka motivasinya menjadi pemain sangat besar. “Alangkah gembiranya bila pelajar itu bisa tampil membawa nama sekolah, seperti yang saya alami dulu,” lanjutnya dalam rilis yang diterima Okezone, Selasa (29/3/2011).

Febby Angguni pun demikian, juara MILO School Competition 2004 yang pada saat itu masih bersekolah di SD Ujung Berung begitu antusias saat mendengar turnamen akan digelar di Bandung. "Saya sangat senang karena waktu itu Bandung menjadi tuan rumah dan akhirnya saya menjadi juara, karena keberhasilan tersebut saya disambut teman-teman dan guru-guru. Bahkan, ada upacara khusus waktu itu," ujar pemain asal Bandung.

"Setelah mengikuti MILO School Competition saya lebih percaya diri, saya bisa belajar sportifitas, pantang menyerah menghadapi siapa pun," kata Febby yang juga menjuarai MILO Junior Indonesia Open 2007 ini.

Jonatan Christie juga sangat bangga dapat menjadi juara MILO School Competition dua kali berturut-turut, tahun 2010 dan 2011. Pemain yang tahun ini genap berumur 14 tahun ini saat ini merupakan pemain yang dipersiapkan ke Olimpiade Remaja 2014 mendatang. Karena masuk tim, dia juga mendapat uang saku setiap bulannya.

“Dengan mengikuti MILO School Competition saya mendapat pelajaran yang sangat berharga. Saya bisa belajar percaya diri dan pantang menyerah, pelajaran itu saya keluarkan saat saya menjuarai Asian Youth U-15 di Jepang tahun lalu. Dengan semakin banyak mengikuti turnamen, maka pemain akan dapat ilmu, terutama soal mental bertanding yang membuat kita kuat dan tidak takut menghadapi lawan,” kata Jonatan, yang merupakan juara pelajar ASEAN 2008. Karena juara ASEAN ini, Jonatan mendapat penghargaan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berupa Satya Lencana Wirakarya.

Ketua Bidang Turnamen dan Perwasitan PB PBSI Mimi Irawan menyatakan PBSI sangat terbantu dengan adanya MILO School Competition dan oleh karenanya akan selalu mendukung kejuaraan ini. "Kami tentu berterima kasih kepada MILO yang sudah mendukung sejak lama. Kejuaraan ini sangat penting, karena akan menambah jam terbang anak-anak di daerah," kata Mimi. Mimi juga berharap kejuaraan ini lebih banyak digelar lagi di berbagai kota. "Kalau bisa delapan kota setiap tahun dan merata setiap wilayah sehingga akan banyak ditemukan bibit pemain," ujarnya.
 Para Juara kompetisi MILO di Batam. Foto: Dok. MSC
Senada dengan Mimi Irawan, legenda bulutangkis Indonesia yang juga Kepala Sub Bidang Pelatnas PB PBSI, Christian Hadinata mengatakan, “MILO School Competition membantu PBSI dalam memassalkan bulutangkis. PBSI lebih luas jangkauannya, karena turnamen ini digelar di berbagai kota di Indonesia.” Selama ini, kata Christian, banyak turnamen yang hanya mempertandingkan para pemain berdasarkan kelompok atau perkumpulan karena sebagian besar pemain berlatih di klub bukan di sekolah.

“Jika ada pihak lain yang mau membuat turnamen serupa seperti MILO School Competition, itu lebih baik lagi. Dari situ, kemungkinan mendapatkan banyak bibit masa depan akan lebih besar. Sekali lagi, jangkauan kita dalam memantau akan lebih luas dan tentu lebih baik lagi. Bila ada pemain yang berlatih di sekolah tentu, ini kesempatan bagi mereka untuk unjuk gigi. Bukan tidak mungkin ada klub yang tertarik merekrutnya,” katanya.

“Lewat sekolah tentu lebih simpel, yang penting menjangkau daerah-daerah. Itu akan membangkitkan perbulutangkisan di daerah,” ujar mantan juara All England ini. "Kita akan banyak menjaring atlet dari Sabang sampai Merauke jika turnamen ini digelar di semua daerah.

MILO School Competition telah turut memassalkan bulutangkis hingga ke berbagai daerah di Indonesia, hal tersebut merangsang daerah-daerah untuk memajukan bulutangkis. Selama ini, Jawa masih menjadi barometer bulutangkis di Tanah Air.

MILO, sebagai sponsor utama, akan terus berusaha membantu dalam pengembangan bulutangkis tingkat sekolah dari berbagai daerah. “Kami bangga bisa turut ambil bagian dalam pemassalan bulutangkis tingkat sekolah di Indonesia," kata Prillia Sandra, Category Marketing Manager MILO. “Melalui MILO School Competition ini anak-anak Indonesia juga dapat sekaligus belajar nilai-nilai kehidupan seperti pantang menyerah, kerjasama tim, sportifitas dan percaya diri,” tambahnya.

MILO tidak pernah sekali pun berhenti memberi dukungan, hal ini merupakan wujud kepedulian MILO dalam perkembangan bulutangkis di Indonesia. "Kami akan terus mendukung kegiatan ini pada masa mendatang karena ini wujud komitmen kami untuk perkembangan bulutangkis Indonesia," kata Prillia



http://sports.okezone.com/read/2011/03/29/40/440143/menjaring-bibit-pemain-hingga-pelosok-negeri
READ MORE -

PBSI Tak Berani Sesumbar


Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso & Ketua KONI Pusat Rita Subowo. Foto: Sebastian Epifany/Okezone.com
Ketua Umum PB PBSI Djoko Santoso & Ketua KONI Pusat Rita Subowo. Foto: Sebastian Epifany/Okezone.com
JAKARTA - Pagi tadi, Ketua KONI Rita Subowo mengadakan pertemuan dengan ketua umum PB PBSI, Djoko Santoso. Pertemuan itu sendiri bersifat tertutup.

Rita dan Djoko Santoso pada akhirnya bisa ditemui untuk wawancara seusai pertemuan. Mereka memaparkan, pertemuan tersebut membicarakan mengenai pelaksanaan SEA Games dan agenda sang Ketua KONI tersebut ke London.

“Saya berencana ke London menemui presiden bulutangkis dunia, ada masukan dari PBSI, demi kemajuan bulutangkis Indonesia, “ ujar Rita Subowo kepada para wartawan di gedung KONI Senayan, senin (28/3/2011).

Sementara itu, terkait target bulutangkis di ajang SEA Games yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang 2011 , Djoko Santoso juga memberikan komentar. Ketua Umum PBSI ini tidak berani target muluk, pada ajang dua tahunan tersebut.

“Kami menargetkan Bulutangkis dapat meraih hasil terbaik di SEA Games. Sedangkan untuk Piala Sudirman kami belum mengukur kekuatan jadi tak ingin memberi target dahulu,” ungkap mantan panglima TNI tersebut.

Rencananya,Djoko Santoso akan bertemu dengan Kepala bidang pembinaan dan Prestasi PB PBSI, Hadi Nasri, Selasa (29/3/2011) besok.
READ MORE - PBSI Tak Berani Sesumbar

KPK Akui Tak Bisa Awasi Proyek Gedung Baru DPR

JAKARTA - Sejumlah pihak meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengawasan terhadap proyek pembangunan gedung baru DPR. Namun, KPK angkat tangan menanggapi desakan ini.

Wakil Pimpinan KPK M Jasin menegaskan, pihaknya tidak bisa melakukan pengawasan secara langsung, karena dari aspek hukum KPK tidak memiliki kekuatan monitoring.

“Kita tidak menguasai teknisnya dalam proses pengadaan, kita juga tidak bisa mengikuti tahapan-tahapan teknisnya. Sehingga tidak mungkin kita penegak hukum masuk dan terlibat di situ,” katanya kepada wartawan, di kantornya, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Rabu (30/3/2011).

Kendati demikian, Jasin memastikan bakal menindaklanjuti jika ada laporan indikasi dugaan korupsi. Karenanya dia berharap masyarakat sendiri yang melakukan pengawasan, lalu melaporkannya ke KPK jika ada kejanggalan.

“Mengawasi dalam rangka pencegahan. Mengawasi di luar ring. Tetapi kita memberikan masukan, ikutilah tahapan yang ada. Pelaksanaanya dilakukan secara transparan,” tambahnya.

Dengan pengawasan di luar ring, KPK tetap menjaga independensi. “Kita tidak harus ikut terlibat dalam pengadaan ini. Kita menjaga independensi KPK sebagimana diperintahkan oleh undang-undang,” tandasnya.
READ MORE - KPK Akui Tak Bisa Awasi Proyek Gedung Baru DPR

Sharapova Sesalkan Kesalahan di Perempatfinal


textTEXT SIZE :   
Share
Rejdo Prahananda - Okezone
Foto: Maria Sharapova sesalakan kesalahan di babak perempatfinal kontra Alexandra Dulgheru (Reuters pictures)
Foto: Maria Sharapova sesalakan kesalahan di babak perempatfinal kontra Alexandra Dulgheru (Reuters pictures)
KEY BISCAYNE – Seperti diketahui, Maria Sharapova sempat mengalami kesulitan untuk menyudahi perlawanan Alexandra Dulgheru di babak perempatfinal WTA Sony Ericsson 2011. Petenis jelita asal Serbia itu harus berjibaku terlebih dahulu dengan petenis putri wakil Rumania Alexandra Dulgheru.

Bayangkan saja, Masha harus bermain selama tiga jam lebih untuk menyudahi perlawanan Dulgheru. Namun tentu saja, keberhasilan Dulgheru mencuri poin tidak lepas dari beberapa kesalahan yang dilakukan Sharapova. “Pertandingan ini lama dan sulit. Ini bukan kinerja terbaik saya. Tapi saya bisa menjalaninya hingga akhir,” kata Sharapova, mengirim pesan penampilannya jauh dari harapan semula.

Berdasarkan keterangan yang didapat situs resmi WTA, Rabu (30/3/2011), Sharapova pun mengakui dirinya terlalu banyak melakukan kesalahan. “Saya terlalu sering melakukan kesalahan dan lawan saya bermain dengan baik dan konsisten. Tapi pada akhirnya, saya menang. Jadi, malam ini saya benar-benar bahagia,” jelas Sharapova. “Terkadang dibutuhkan lebih dari sekadar bermain dengan baik,” tandasnya.

Di pihak lawan, Dulgheru mengaku staminanya terus menurun drastis akibat panjangnya durasi waktu bertanding dengan Sharapova. Meskipun, ia sendiri sempat memberikan perlawanan sengit dihadapan Sharapova. “Saya tahu harus lebih agresif, tapi saya tidak memiliki tenaga. Kaki saya terasa berat, sehingga saya tidak bisa menempatkan posisi bagus di lapangan. Tapi setelah tiga set seperti yang diaharapkan, saya mencoba untuk berjuang keras,” jelas petenis 21 tahun itu.
READ MORE - Sharapova Sesalkan Kesalahan di Perempatfinal

Sixers Akhiri Dominasi Bulls

Foto: Andre Igoudala/Reuters
CHICAGO - Philadelphia 76ers menjaga peluang untuk lolos ke babak playoff NBA. Hebatnya, Andre Igoudala dkk mempermalukan tuan rumah Chicago Bulls 97-85, Selasa (29/3/2011).
 
Meski bermain di United Center, pasukan Doug Collins sama sekali tidak gentar menghadapi Bulls. Memang, para pemain Sixers tidak dapat menghentikan permainan agresif yang dilakukan Derrick Rose di pertandingan kali ini.
 
Namun, usaha Sixers hanya untuk mempersempit pergerakan Rose, dengan melakukan double team terhadapnya dan terbukti berhasil. Pasalnya, Rose membuat 10 kali turnovers, sekaligus memberikan kekalahan pertama buat Bulls di kandang sendiri sejak 28 Januari lalu.
 
"Rose bermain sangat agresif dalam menyerang, itu lah kami mencoba untuk menjaganya dengan ketat," ujar salah satu bintang Sixers Elton Brand. "Jrue Holiday memang tidak banyak menyumbang poin, tapi dia cukup membantu membendung pergerakan Rose."
 
Meski Sixers sempat memimpin dengan skor 23 poin saat menutup kuarter kedua, namun Bulls yang mendapatkan dukungan penonton tuan rumah berhasil bangkit. Bahkan, Rose dkk sempat memangkas ketinggalan menjadi empat poin saja.
 
Namun Bulls tidak pernah bisa melewati perolehan angka Sixers. Hingga pertandingan berakhir, tim tamu berhasil mempertahankan keunggulan, sekaligus menghentikan 14 kemenangan beruntun Bulls di United Center.
 
Memang, ada enam pemain Sixers yang mencetak di atas double digits. Namun, Thaddeus Young menjadi bintang Sixers dengan mengemas 21 poin dan tujuh rebounds, Igoudala menambah dengan menorehkan 19 poin, 7 rebounds dan 7 assists.
 
"Kami bermain sangat lesu dalam pertandingan ini," kata Rose yang menjadi penyumbang angka terbanyak Bulls dengan 31 poin dilansir Yahoosports. "Hanya saya yang mau memegang bola dan tidak mampu mencetak angka yang biasanya saya lakukan."
READ MORE - Sixers Akhiri Dominasi Bulls

Cavaliers Berhasil Balas Permalukan James

Bintang Miami Heat LeBron James. Foto: Reuters
CLEVELAND - Pelatih Byron Scott tengah girang. Bagaimana tidak, Scott berhasil membawa Cleveland Cavaliers membalaskan sakit hati kepada bintang Miami Heat LeBron James.
 
Ya, meski sempat ketinggalan 23 poin, namun Heat sempat bangkit dan menyamakan kedudukan. Beruntung, Anthony Parker dkk berhasil membalas sakit hati kepada James dkk dengan kemenangan 102-90, Selasa (30/3/2011).
 
Adalah J.J Hickson dan Parker yang menjadi bintang bagi Cavaliers. Hickson mengumpulkan angka terbanyak 21 poin, sedangkan Parker menambah lewat torehan 20 poin buat pasukan tuan rumah. Senyum puas terlihat dari wajah para pemain Cavaliers.
 
"Kemenangan ini untuk para fans dan atas dukungan mereka selama ini. Mereka tetap berada di belakang kami, dan inilah cara kami mengucapkan terima kasih," ungkap guard Cavs, Daniel Gibson dilansirYahoosports.
 
Cavs langsung menggebrak dari kuarter pertama. Hasilnya, tim tuan rumah sempat mempin 71-48. Kendati demikian, Heat berhasil menyamakan kedudukan menjadi 83-83 lewat sumbangan tiga angka yang dilepaskan Mike Bibby. Sayang, perlawanan Heat hanya sampai disitu saja.
 
Meski James menghasilkan triple double; 27 points, 12 assists dan 10 rebounds, namun mantan bintang Cavaliers ini tidak mampu membawa Heat meraih kemenangan di kandang lawan. James mengaku hanya pasrah.
 
"Kami sadar akan mendapatkan perlawanan sengit dari para pemain Cavs. Pemain tuan rumah tampil tanpa beban dan bermain sangat baik. Ini merupakan kemenangan yang bagus buat mereka," aku James.
 
Hasil lain NBA:
Houston 112-87 New Jersey
Golden State 114-115 Oklahoma City
Phoenix 113-116 Sacramento




http://sports.okezone.com/read/2011/03/30/36/440473/cavaliers-berhasil-balas-permalukan-james
READ MORE - Cavaliers Berhasil Balas Permalukan James

 
Follow Twitter
Facebook